Archive for April 10th, 2008

h1

Boy dan Gadis

April 10, 2008

Boy adalah seorang lelaki yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan, sejak ia menjadi buta, ia merasa terasing dari lingkungannya, ia merasa tidak ada seorangpun yang memperhatikan atau menyayanginya.

Hingga kemudian hadirlah Gadis dalam hidupnya, Gadis sangat sayang dan perhatian pada Boy. Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti. Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus.

Suatu hari berkatalah Boy kepada Gadis

B : Gadis, mengapa kamu begitu menyayangiku?

G : hmmm entahlah, aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu, yang aku tahu, aku benar-benar tulus menyayangimu

Boy (tersenyum)

B : tapi, aku kan buta, apa yg bisa aku perbuat untukmu? apa yg bisa aku berikan buatmu?

G : Boy, aku tidak mengharap apapun darimu, buatku kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup. Aku senang ketika kau merasa senang.

B : (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini.

G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)

B : Gadis, kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi, aku pasti akan menikahimu, karena hanya kamu satu-satunya orang yang dengan tulus menyayangiku.

G : benarkah?

B : iya, aku janji, kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu.

G : (terharu) terima kasih Boy, aku sangat menyayangimu.

B : (tersenyum) ya, aku tahu itu, aku juga sangat menyayangimu Gadis.

singkat cerita

Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil, ia mampu melihat lagi, ia pun tidak sabar untuk segera menemui Gadis.

Pergilah ia mencari Gadis,
sampai ia berhasil menemukannya, namun… alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Gadis adalah seorang perempuan buta. Ia tidak bisa menerimanya, ia pun menolak Gadis, ia lupa akan semua janjinya.

G : Boy, bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku?

B : ummm (bimbang), ya memang aku pernah berkata begitu, tapi tidak dengan keadaanmu yang seperti ini

G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yg menyayangimu

B : eeeerr, maaf Gadis, tapi aku tidak bisa menikah dengan perempuan buta, maaf.

Boy pun pergi meninggalkan Gadis, Gadis yang kecewa dan merasa dikhianati, memilih untuk bunuh diri, Saat ia ditemukan meninggal, ada sepucuk surat disakunya.

“Dear Boy…
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu, tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu, Namun, aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu, Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu, bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali”.

—–

Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata, melainkan juga dengan hati kita, mata itu bisa menipu, namun hati tidak, kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia.

—–

udah ada yang pernah baca yah?… yaa jangan heran soalnya saya copy paste plus edit dari Fs Siska, dan Siska dari Rio, dan Rio dari entahlah… kepokoknya cerita ini udah dioper-oper, jadi jangan ada yang comment bilang “duh kaya yang pernah baca deh” hehehe :D